Skip to content

Model Umum Sistem Perusahaan

October 29, 2010

I. Pendahuluan

Pada Pembahasan sebelumnya saya telah membahas tentang Teknologi Perdagangan Melalui Internet dan pada kesempatan kali ini saya akan memahas tentang Model Umum Sistem Perusahaan

II. Tinjauan Pustakan

Sebagai bahan penulisan dari pembahasan ini akan di cantumkan hasil tulisan yang pernah penulis baca yaitu :

Materi yang di tulis oleh Betty Yudha dengan judul Model Umum Sistem Perusahaan yang membahas tentang jenis-jenis model,kegunaan model,dan model sistem umum.

Materi yang di tulis oleh Firdaus Solihin dengan judul Model Umum Sistem Perusahaan/Organisasi yang membahas tentang jenis-jenis model,kegunaan model,dan model sistem umum,model 2 sistem umum,manajemen by exception.

III. Pembahasan

Definisi Model à penyederhanaan dari suatu objek,model mewakili sejumlah objek atau aktifitas yang disebut entitas.

Jenis-Jenis Model

  • Model Fisik –> penggambaran entitas dalam bentuk 3 dimensi.
  • Model Naratif  –> menggambarkan entitas secara lisan atau tulisan.
  • Model Grafik –>  menggambarkan entitas dengan sejumlah garis atau symbol.
  • Model matematika–> sebagian besar perhatian dalam pembuatan bisnis (business modeling) saat ini tertuju pada model matematika. Keunggulannya, ketelitian dalam menjelaskan hubungan antara berbagai bagian dari suatu objek.

Kegunaan Model

  • Mempermudah Pengertian, suatu model pasti lebih sederhana dari pada entitasnya. Entitas lebih mudah dimengerti jika elemen-elemennya dan hubungannya disajikan dalam cara yang sederhana.
  • Mempermudah Komunikasi, setelah problem solver mengerti entitasnya, pengertian itu sering pula dikomunikasikan pada orang lain.
  • Memperkirakan Masa Depan, ketelitian dalam menggambarkan entitas membuat model matematika dapat memberikan kemampuan yang tidak dapat disediakan model-model jenis lain.

Model Sistem Umum

1.       Sistem Fisik

Sistem fisik merupakan sistem terbuka yang berhubungan dengan lingkungannya melalui arus sumber daya fisik konsep ini dapat digunakan untuk mempelajari organisasi bisnis,manajer,karyawan dan sistem informasi

Arus sumber daya fisik yang mengalir :

  • Arus material.
  • Arus personil.
  • Arus mesin.
  • Arus uang.

Arus Material

Material-material input diterima dari pemasok bahan baku dan komponen rakitan. Material ini disimpan di tempat penyimpanan sampai dibutuhkan dalam proses transformasi. Lalu, material tersebut di masukkan dalam aktivitas manufaktur. Pada akhir proses transformasi, material yang sekarang sudah dalam bentuk jadi, disimpan di tempat penyimpanan sampai dikirim kepada para pelanggan.

Pada perusahaan manufaktur, dua bidang fungsional terlibat dalam arus material tersebut. Fungsi manufaktur mengubah bahan baku menjadi barang jadi, dan fungsi pemasaran yang mendistribusikan produk jadi kepada para pelanggan. Kedua bidang tersebut harus bekerja sama untuk mempermudah arus material.

Arus Personil

Input personil berasal dari lingkungan. Calon pegawai berasal dari masyarakat setempat dan mungkin dari serikat buruh pesaing. Input personil ini biasanya diproses oleh fungsi sumber daya manusia, kemudian ditugaskan ke berbagai bidang fungsional. Ketika berada di wilayah bidang tersebut, para pegawai terlibat dalam proses transformasi, baik secara langsung maupun tidak langsung. Fungsi sumber daya manusia juga memproses pemberhentian pegawai (mengundurkan diri, phk, atau pensiun), dan sumber daya tersebut dikembalikan kepada lingkungan.

 

Arus Mesin

Mesin-mesin diperoleh dari pemasok, dan biasanya berada di perusahaan untuk jangka waktu lama (3 – 20 tahun atau lebih). Namun, akhirnya semua mesin dikembalikan kepada lingkungan dalam bentuk tukar tambah dengan model baru, atau sebagai rongsokan. Mesin-mesin tersebut dipakai terus menerus, jarang disimpan begitu saja. Karena sumber pasokannya yang khusus, tanpa penyimpanan, dan jalur pembuangannya juga khsusu, sehingga arus mesin adalah sumber daya fisik yang paling langsung. Namun, pengendalian arus mesin tersebar antar berbagai bidang fungsional yang menggunakan mesin tersebut.

Arus Uang

Uang terutama diperoleh dari para pemilik, yang menyediakan modal investasi, dan dari para pelanggan perusahaan yang memberikan pendapatan penjualan. Sumber lainnya mencakup lembaga keuangan, yang memberikan pinjaman dan bunga atas investas, serta dari pemerinta, yang menyediakan uang dalam bentuk pinjaman dan bantuan. Tanggung jawab pengendalian arus uang hanya berada pada fungsi keuangan.

Arus uang yang melalui perusahaan jarang melibatkan uang dalam bentuk fisik. Sebaliknya, yang adalah arus sesuatu yang mewakili uang (cek, slip kartu kredit, transaksi dalam bentuk elektronik). Hanya pada tingkat eceran uang kas benar-benar berpindah tangan.

Karena itu arus uang menghubungkan perusahaan dengan lembaga-lembaga keuangan, para pelanggan, pemasok, pemegang saham, pekerja, dan pemerintah.

2.       Sistem Konseptual

Ada dua macam sistem terbuka yaitu yang dapat mengendalikan operasinya sendiri dan yang tidak. Pengendalian ini dapat dicapai dengan menggunakan suatu lingkaran yang disebut “Lingkaran Umpan Balik” yang menyediakan suatu jalur bagi sinyal-sinyal dari sistem ke mekanisme pengendalian begitu pula sebaliknya.

  • Sistem Lingkaran Terbuka.
  • Sistem Lingkaran Tertutup.

Sistem Lingkaran Terbuka

Adalah suatu sistem tanpa lingkaran umpan balik atau mekanisme pengendalian. menunjukkan sistem terbuka dan sekaligus sistem lingkaran terbuka. Hanya sedikit perusahaan bisnis yang menggunakan konsep tersebut. Perusahaan-perusahaan tersebut menggunakan sistem terbuka, tetapi umpan balik dan mekanise pengendaliannya tidak bekerja sebagaimana mestinya. Perusahaan itu mulai pada suatu jalan dan tidak pernah berganti arah. Jika perusahaan kehilangan kendali, tidak ada yang dilakukan untuk mengendalikan keseimbangan. Hasilnya adalah kehancuran sistem (kebangkrutan).

Sistem Lingkaran Tertutup

Adalah suatu sistem yang memiliki lingkaran umpan balik dan mekanisme pengendalian. Sistem tersebut dapat mengendalikan output-nya dengan membuat penyesuaian-

IV. Kesimpulan

 

Model sistem umum itu terbagi menjadi 2 yaitu :

1)       Sistem Fisik

2)       Sistem Konseptual

 

Sistem fisik terbagi menjadi 4 yaitu

1)       Arus material

2)       Arus personil

3)       Arus mesin

4)       Arus Uang

 

Sistem konseptual terbagi menjadi 2 yaitu

1)       Sistem linagkar tertutup

2)       Sistem lingkar terbuka

 

V. Referensi

 

http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/sisteminformasimanajemen/bab3_model_sistem_umum_perusahaan.pdf

http://fsolihin.files.wordpress.com/2009/03/si-8-model-sistem-umum-perusahaan.pdf

http://betty_yudha.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/14863/BAB+2+MODEL+SISTEM+UMUM+PERUSAHAAN.doc

http://parno.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/13810/Model+Sistem+Umum+Perusahaan.doc

http://widyo.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/5563/Modul_ke_6_sim_ptik.doc

http://santiw.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/2936/bab2modelumum.doc

http://www.liputan-berita.com/beritamodel-sistem-umum-organisasi-atau-perusahaanhtml

http://www.kaskus.us/blog.php?b=21482&goto=prev

From → SIM

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: