Skip to content

Konsep Data

November 29, 2010

I. Pendahuluan

Pada pembahasan kali ini saya akan membahas tentang konsep data yang meliputi defenisi dari data, Hierarki data, Penyimpanan data, Pengaksesan data, Pemrosesan data dan Peranan database dan DBMS.

II. Pembahasan

Defenisi Data

Kata “data” berasal dari bahasa Yunani “datum” yang berarti fakta, dan di dalam kamus bahasa Inggris ditulis dengan “data”. “Data” yang digunakan dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Inggris tersebut, tetapi harus diingat, “data” dalam bahasa Inggris sudah bersifat majemuk, karena tidak ada kata “datas” dalam bahasa Inggris. Sehingga tidaklah tepat bila kita menuliskan kata data yang dimajemukkan, seperti data-data, kumpulan data, dan sejenisnya.

Bila kita akan mengungkapkan sekumpulan data, tentulah harus dipilah-pilah tipe-tipe atau jenis-jenis datanya terlebih dulu. Misalkan kumpulan data mahasiswa dan data dosen, kumpulan data karyawan dan data konsumen, dan sebagainya.

Data dapat berupa nilai yang terformat,teks,citra,audio,dan video. Data terformat adalah data dengan suatu format tertentu,misalnya data yang menyatakan tanggal atau jam atau menyatakan nilai mata uang.

Teks adalah sederetan huruf, angka, dan symbol-simbol khusus yang kombinasinya tidak tergantung pada masing-masing item secara individual.

Citra adalah data dalam bentuk gambar. Citra dapat berupa grafik, foto, hasil rontgen, dan tanda tangan, ataupun gambar yang lain.

Audio adalah data dalam bentuk suara. Instrument musik, suara orang atau suara binatang, gemerricik air, detak jantung merupakan beberapa contoh audio.

Video menyatakan data dalam bentuk sejumlah gambar yang bergerak dan bisa saja di lengkapi dengan suara. Video dapat digunakan untuk mengabadikan suatu kejadian atau aktivitas.

Hierarki Data

Data secara tradisional diorganisasikan ke dalam suatu hirarki yang terdiri dari elemen data (field), catatan (record), dan file.

  • Elemen data, adalah unit yang terkecil, tidak dapat lagi dibagi menjadi unit data yang lain. Pada data kepegawaian, elemen data dapat berupa nama pegawai, alamat, kota tempat tinggal, dan attribute lain yang berkaitan dengan pegawai. Istilah lain untuk elemen data adalah medan(field), kolom,item dan attribut
  • Rekaman, adalah gabungan sejumlah elemen data yang saling terkait. Sebagai contoh , nama, alamat, kota, dan tempat tinggal lahir seseorang pegawai dapat di himpun dalam sebuah rekaman. Istilah lain untuk rekaman adalah tupel dan baris
  • Berkas, adalah himpunan seluruh rekaman yang bertipe sama membentuk sebuag berkas. Berkas dapat dikatakan sebagai kumpulan data yang berkaitan dengan suatu objek. Dalam sistem basis data relasional , berkas mewakili komponen yang disebut table atau relasi

Penyimpanan Data

Penyimpanan ataupun penulisan character demi character yang ada didalam external memory, harus diatur sedemikian rupa sehingga komputer bisa dengan mudah menemukan kembali data-data yang tersimpan didalamnya. Aturan inilah yang kemudian dikenal sebagai organisasi file.

Dalam hal ini, dikenal ada beberapa metoda, yaitu:

  • Sequential File
  • Random
  • Index Sequential File.

Sequential file merupakan suatu cara ataupun suatu metode penyimpanan dan pembacaan data yang dilakukan secara berurutan.Dalam hal ini, data yang ada akan disimpan sesuai dengan urutan masuknya.Data pertama dengan nomor berapapun, akan disimpan ditempat pertama, demikian pula dengan data berikutnya yang juga akan disimpan ditempat berikutnya. Dalam melakukan pembacaan data, juga akan dilakukan secara berurutan, artinya, pembacaan akan dimulai dari data paling awal dan dilanjutkan dengan data berikutnya sehingga data yang dimaksud bisa diketemukan.

 

Random file merupakan suatu cara ataupun suatu metode penyimpanan dan pembacaan data yang dilakukan secara random atau langsung. Dengan demikian, random file juga disebut sebagai Direct Access File (Bisa dibaca secara langsung). Dalam hal ini, tempat penyimpanan data sudah diatur sedemikian rupa, sehingga setiap data akan tersimpan didalam tempat-tempat yang telah ditentukan sesuai dengan nomor data yang dimiliki-nya.

Index Sequential File merupakan perpaduan terbaik dari teknik sequential dan random file. Teknik penyimpanan yang dilakukan, menggunakan suatu index yang isinya berupa bagian dari data yang sudah tersortir. Index ini diakhiri denga adanya suatu pointer (penunjuk) yang bisa menunjukkan secara jelas posisi data yang selengkapnya. Index yang ada juga merupakan record-key (kunci record), sehingga kalau record key ini dipanggil, maka seluruh data juga akan ikut terpanggil.

Akses Data

File menyimpan informasi. Bila digunakan, informasi tersebut harus diakses dan dibaca ke

memory. Terdapat beberapa cara mengakses informasi pada file, cara pengaksesan ini berbeda dari satu sistem dengan sistem yang lain. Metode pengaksesan ini terangkum menjadi lima metode yaitu:

  • Metode sequential
  • Metode akses langsung
  • Metode indexed sequential
  • Metode Pile
  • Metode indexed
  • Metode direct atau hashed

Akses Berurutan (Sequential Access)

Akses berurutan merupakan metode akses paling sederhana. Informasi pada file diproses secara berurutan, satu record diakses setelah record yang lain. Semua record mempunyai penjang yang sama, yang terdiri dari field-field dengan panjang yang sama dan jumlahnya juga sama dalam uruta yang khusus.urutan ini secara fisik dan secara logika sama pada waktu penyimpanan file di media penyimpanan.

Akses Langsung (Direct Access)

File merupakan logical record dengan panjang tetap yang memungkinkan program membaca dan

menulis record dengan cepat tanpa urutan tertentu. Metode akses langsung berdasarkan model disk dari suatu file, memungkinkan acak ke sembarang blok file, memungkinkan blok acak tersebut dibaca atau ditulis.

Metode Berindek

Metode akses berindek menggunakan banyak indek untuk setiap jenis field yang mungkin menjadi subjek pencarian. Record-record diakses hanya melalu indeknya. Terdapat dua jenis indeks yang digunakan seperti:

  • Exhaustive : terdiri dari satu entry untuk setiap record dalam file utama. Indek diorganisasikan sebagai file sequential untuk memudahkan pencarian
  • Partial : terdiri dari banyak entry ke record di mana field berada.Dengan panjang record yang bervariasi, maka beberapa record tidak akan terdiri dari semua field. Ketika record baru ditambahan ke file utama, amak semua file indek harus di update.

Metode Sequential Berindek

Metode akses lain dapat dibangun berpedoman pada metode direct access. Metode tambahan ini

biasanya melibatkan konstruksi indeks untuk file. Indeks, seperti indeks pada bagian akhir buku,

berisi pointer ke blok-blok tertentu. Untuk menentukan masukan dalam file, pertama dicari indeks, dan kemudian menggunakan pointer untuk mengakses file secara langsung dan menemukan masukan yang tepat. File indeks dapat disimpan di memori. Bila file besar, file indeks juga menjadi terlalu besar untuk disimpan di memori. Salah satu pemecahan nya adalah membuat indeks untuk file indeks. File indeks primer berisi pointer ke file indeks sekunder, yang menunjuk ke data item aktual.

Metode Pile

Metode file data dihimpun dengan urutan kedatangan data, record-record terdiri dari field-field yang berbeda atau field-field yang mirip dalam urutan yang berbeda, sehingga dapat dikatakan tidak terstruktur. Jika pencarian record yang terdiri dari field khusus dengan nilai khusus, maka dibutuhkan pengujian pada setiap record di dalam pile (tumpukan) sampai record yang dicari ditemukan atau keseluruhan file sudah diperiksa

Metode Direct atau Hashed

Metode langsung sering digunakan untuk permintaan pengaksesan yang cepat di mana panjang dari record yang tetap digunakan dan dimana record selalu diakses sekali dalam satu waktu. Contoh seperti direktori, table Nama, jadwal Metode ini masih menggunakan key field untuk setiap record, tetapi tidak menggunakan konsep yang berurut. Metode direct menggunakan fungsi hashing pada nilai kunci dari file. Metode Hashing intinya digunakan untuk mengurangi banyaknya ruang alamat yang digunakan serta melakukan pemetaaan (melakukan konversi) dari kunci rekaman yang memiliki cakupan nilai yang luas ke nilai alamat yang memiliki cakupan yang telah dipersempit

Pemrosesan Data

Dalam melakukan pemrosesan data kita dapa melakukan dengan 2 metode yaitu :

  • Batch Data Processing
  • On-line Data Processing

 

Metode Batch Data Processing

Batch processing meliputi pemrosesan data secara kelompok. Sama dengan proses pemasukkan data secara kelompok, data yang sudah masuk dikumpulkan sampai batas tertentu (bisa dalam kuantitas maupun waktu) kemudian baru diproses.

Secara umum pendekatan batch processing digunakan bersamaan dengan pendekatan batch entry, namun dalam beberapa aplikasi, batch processing digunakan bersamaan dengan pendekatan on-line entry. Pada aplikasi ini data transaksi yang terjadi disimpan dalam suatu tempat sementara sampai jumlah tertentu (atau waktu tertentu) baru kemudian akan diproses.

Pendekatan ini banyak digunakan jika transaksi yang terjadi mempunyai volume yang besar dan bersifat rutin. Dalam pendekatan ini terdapat dua tipe up-date data, yaitu : sequential (berurut) dan random (acak).

 

Metode On-line Data Processing

Dalam pendekatan ini pemrosesan data akan dilakukan begitu data transaksi muncul. Pendekatan ini digunakan untuk situasi yang bersifat dinamis, dimana informasi yang up-to-date sangat dibutuhkan.

Pendekatan ini juga biasa disebut sebagai sistem pemrosesan interaktif, karena on-line processing umumnya melibatkan interaksi langsung dengan manusia. Kombinasi yang paling mungkin adalah menggunakan on-line processing dengan on-line data entry.

 

Peranan Database dan DBMS

Database adalah suatu pengorganisasian sekumpulan data yang saling terkait sehingga memudahlan akitivitas untuk memperoleh informasi. Database dimaksudkan untuk mengatasi problem pada sistem yang memeakai pendekatan bebasis berkas.

Untuk mengelola database diperlukan perangkat lunak yang disebut DBMS. DBMS adalah perangkat lunak sistem yang memungkinkan para pemakai, membuat, memelihara, mengontrol, dan mengkases basis data dengan cara yang praktis dan efesien. DBMS dapat digunakan untuk mengakomodasikan berbagai macam pemakai yang memiliki kebutuhan akses yang berbeda-beda

Keuntungan DBMS :

  • Mengurangi pengulangan data.
  • Mencapai independensi data.
  • Mengintegrasikan data dari beberapa file.
  • Mengambil data dan informasi secara cepat.
  • Meningkatkan keamanan.

 

Kerugian DBMS :

  • Memperoleh perangkat lunak yang mahal.
  • Memperoleh konfigurasi perangkat keras yang besar.
  • Mempekerjakan dan mempertahankan staf DBA.

 

III. Kesimpulan

Adalah fakta mengenai objek, orang dan lain-lain. Data dinyatakan dengan nilai (angka, deretan karakter, atau simbol).

Metode Penyimpanan Data :

  • Sequential File
  • Random
  • Index Sequential File.

Metode Pengaksesan Data :

  • Metode sequential
  • Metode akses langsung
  • Metode indexed sequential
  • Metode Pile
  • Metode indexed
  • Metode direct atau hashed

Metode Pemrosesan Data :

  • Batch Data Processing
  • On-line Data Processing

DBMS merupakan sebuah perangkat lunak yang berguna untuk mempermudah kita untuk mengelola database.

 

IV. Referensi

http://journal.amikom.ac.id

http://achsan.staff.gunadarma.ac.id

http://bertalya.staff.gunadarma.ac.id

http://bwahyudi.staff.gunadarma.ac.id

http://adiprtm.dikti.net

http://www.rsmargono.go.id

http://p3m.amikom.ac.id

http://rooswhan.staff.gunadarma.ac.id

 

From → SIM

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: